Anathan “ana” Pham Digosipkan Akan Bermain Bagi T1 Menggantikan 23savage

Kapten divisi Dota 2 T1, Carlos “Kuku” Palad, bikin sensasi di komunitas Dota 2 Asia Tenggara (SEA) lewat unggahan Facebooknya.  IDGS, Jumat, 28 Januari 2022 – Dalam sebuah postingan di subreddit r/DotA2, seorang user dengan nama CapableHovercraft274 mengunggah tangkapan layar yang memperlihatkan akun Facebook pribadi dari Kuku memposting satu huruf besar “A”. Postingan yang disinyalir […]

Anathan “ana” Pham Digosipkan Akan Bermain Bagi T1 Menggantikan 23savage

Kapten divisi Dota 2 T1, Carlos “Kuku” Palad, bikin sensasi di komunitas Dota 2 Asia Tenggara (SEA) lewat unggahan Facebooknya. 

IDGS, Jumat, 28 Januari 2022 – Dalam sebuah postingan di subreddit r/DotA2, seorang user dengan nama CapableHovercraft274 mengunggah tangkapan layar yang memperlihatkan akun Facebook pribadi dari Kuku memposting satu huruf besar “A”.

Postingan yang disinyalir diunggah pada Kamis (27/1) itu kemudian disebut dihapus oleh Kuku hanya dalam satu menit setelah diposting.

 

(Reddit)

Lantas apa yang membuat postingan yang sepintas terlihat gajelas itu bikin heboh komunitas Dota 2 SEA? Apalagi jika bukan karena pernyataan dari kapten TNC Predator, Kim “Febby” Young-min yang menyebut bahwa juara dua kali The International, Anathan “ana” Pham akan kembali bermain di eSports Dota 2, dan ia akan bermain di Asia Tenggara! Sedangkan awalan nama “ana” sendiri adalah huruf “A”.

Postingan singkat Kuku tersebut diyakini merupakan indikasi bahwa ana akan berlabuh ke T1. Melihat komposisi roster Dota 2 T1 dan juga performanya, memang kemungkinan tersebut adalah yang paling mungkin. Sejak sebelum The International 10 hingga sekarang, performa T1 terbilang bagus hanya saja ada satu pemainnya yang paling terlihat kurang konsisten, yakni sang carry Nuengnara “23savage” Teeramahanon.

Maka dari itu, ana yang terkenal sebagai salah satu super carry terhebat di dunia saat ini (bersama Yatoro dari Team Spirit dan Ame dari PSG.LGD) dianggap sangat cocok menggantikan 23savage karena T1 mirip dengan OG, juga bermain menggunakan strategi 4-1 di mana 4 pemain menciptakan ruang dan berotasi untuk mendukung satu super carry. Sedangkan peforma inkonsisten 23savage sebagai super carry terkadang membuat usaha timnya di sepanjang pertandingan sia-sia lewat blunder yang ia lakukan di saat-saat krusial.

Apalagi dibandingkan organisasi-organisasi eSports lainnya di SEA, T1 memiliki beking finansial yang kuat sehingga diyakini mereka tidak kesulitan merekrut ana — yang jadi orang kaya berkat menjuarai dua kali The International.

Jika memang benar ana jadi bermain bagi T1, maka panggung eSports Dota 2 di SEA akan semakin menjadi sorotan dunia. Namun ana belum tentu jadi jaminan mutu bagi T1. Eks rekan ana di OG, JerAx, yang kini membela Evil Geniuses, juga masih dianggap kurang moncer dan EG hanya duduk di peringkat 3 Liga DPC Amerika Utara Divisi I Tour 1 dengan 5 kali menang dan 2 kali kalah. Terlihat jelas bahwa lama absen di eSports membuat performa JerAx masih angin-anginan. Sedangkan ana telah absen lebih lama dari JerAx.

Ini lah roster Dota 2 T1 untuk saat ini:

  • Nuengnara “23savage” Teerahamanon
  • Karl “Karl” Baldovino
  • Carlos “Kuku” Palad
  • Kenny “Xepher” Deo
  • Matthew “Whitemon” Filemon

 

(Stefanus/IDGS)


Gambar fitur: hyprgame.com via T1 dan OG